Abstract
Dalam konteks kebudayaan, prasasti Malayu Kuna tidak berdiri sendiri, melainkan berada pada kondisi tertentu sesuai zamannya. Dengan kata lain prasasti mernpakan kesatuan struktural, mencakup kenyataan-kenyataan sosial-budaya dalam hubungan antar sesama. Meskipun tidak dipungkiri terhadap kemungkinan adanya unsur-unsur infrastruktur seperti tata pikir, nilai dan tata hidup sebagai unsur pokok yang mencirikan atau karakteristik budaya asalnya (Malayu Kuna).
Cite
CITATION STYLE
Kartakusuma, R. (1999). Persebaran Prasasti-Prasasti Berbahasa Malayu Kuna Di Pulau Jawa. Berkala Arkeologi, 19(2), 39–67. https://doi.org/10.30883/jba.v19i2.822
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.