Abstract
Perkembangan era industri 1.0 hingga era 4.0 mempunyai persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah semuanya digunakan untuk memudahkan aktifitas manusia, sedangkan perbedaannya adalah pada unsur teknologinya seperti mesin, listrik, digital dan kecerdasan buatan. Namun demikian patut di renungkan falsafah industri untuk mencapai kesejahteraan manusia tidak menimbulkan permasalahan yang lebih besar seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, energi dan identitas kemanusiaan. Perkembangan teknologi di kembangkan melalui ilmu pengetahuan oleh peneliti, cendekiawan dan para pakar di bidangnya selalu diarahkan kepada upaya penyelesaian krisis yang dihadapi. Tujuan makalah ini adalah memposisikan kembali peran peneliti, cendekia dan pakar terhadap permasalahan dan penyelesaiannya di era industry 4.0. Kompetisi di era industry 4.0 yang bersamaan dengan istilah society (masyarakat) 5.0 memerlukan jurus yang jitu bagi peneliti negeri untuk menunjukkan peran kecendekiawan dan kepakarannya demi terwujud Indonesia yang lebih baik melalui wacana era ekology 1.0-5.0. Jurus peneliti, cendekia dan pakar negeri yang di tawarkan dalam makalah ini adalah olah-latih lima kata kunci yaitu: status, lokus, fokus, modus dan novus menuju tiga ketangguhan (reposition, reputation dan responsibility).
Cite
CITATION STYLE
Nugroho, A. M. (2020). JURUS PENELITI, CENDEKIAWAN, PAKAR DI ERA MILENIA: OLAH-LATIH STATUS, LOKUS, FOKUS, MODUS DAN NOVUS. Prosiding Seminar Nasional Pakar. https://doi.org/10.25105/pakar.v0i0.6767
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.