Abstract
TB Paru merupakan salah satu penyakit menular dan memerlukan pengobatan cukup lama yang menimbulkan dampak terhadap kualitas hidupnya. Keluarga memberikan kontribusi cukup besar terhadap pengendalian TB Paru. Dukungan keluarga adalah sikap, Tindakan dan penerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit. Kualitas hidup adalah persepsi individu tentang keberadaannya di kehidupan dalam konteks budaya dan sistem nilai tempat ia tinggal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non-probality sampling dengan pendekatan total sampling. Penelitian di wilayah kerja Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi. Dilaksanakan bulan Februari-Juli 2023. Jumlah sampel penelitian berjumlah 29 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Preceived Social Support-Family Scale (PSS-Fa) dan WHOQOL-BREF. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Nomor surat etik penelitian No:000047/KEP STIKES SUKABUMI/2023. Hasil uji Chi Square didapatkan dukungan keluarga (p-value = 0,040) yang memiliki makna ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien TB Paru. Kesimpulan menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien TB Paru.
Cite
CITATION STYLE
. I., & Shidqi, R. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi. Jurnal Health Society, 13(1), 84–90. https://doi.org/10.62094/jhs.v13i1.140
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.