Abstract
Kasus meningitis bakteri di Indonesia mencapai 158/100,000. Meningitis bacterial menyerang anak usia kurang dari 2 tahun. Pasien dengan meningitis bakteri yang bertahan hidup beresiko mengalami komplikasi berupa kerusakan otak. Oleh karena itu, pasien meningitis bakterial khususnya pada anak perlu mendapatkan terapi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik empirik terhadap cinical outcome pasien anak dengan meningitis bakteri di bangsal rawat inap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan rancangan deskriptif observasional dengan pengumpulan data secara retrospektif terhadap rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Didapat sebanyak 25 pasien yang sesuai criteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik empirik 26% sesuai dengan guideline terapi meningitis bacteri. Clinical outcome penggunaan antibiotik empiric yang mengalami perbaikan sebesar 40 %.
Cite
CITATION STYLE
Yanuar, W., Sari, I. P., & Nuryastuti, T. (2019). Evaluasi Terapi Antibiotik Empirik Terhadap Clinical Outcome pada Pasien Anak Dengan Meningitis Bakteri di Bangsal Rawat Inap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta 2010-2015. Majalah Farmaseutik, 14(2), 49. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v14i2.42594
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.