Abstract
Mono - Diasilgliserol (MDAG) merupakan merupakan emulsifier yang paling banyak digunakan dalam industri makanan. Emulsifier merupakan salah satu produk oleokimia yang bernilai ekonomis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik MDAG yang dihasilkan dari etanolisis crude palm oil (CPO) yang berasal dari Fat Pit dengan menggunakan katalis NaOH. Reaksi etanolisis dilakukan pada suhu 50°C selama 30 menit. Konsentrasi katalis NaOH yang digunakan adalah 1%, 2%, 3%, 4% dan 5% dari berat minyak. Proses pemisahan dilakukan dengan menggunakan sentifus. Karakteristik MDAG yang diamati adalah kadar air, asam lemak bebas (alb) dan kemampuannya sebagai emulsifier berupa kemampuan produk menurunkan tegangan permukaan, dan menstabilkan emulsi minyak air. Kadar air MDAG yang dihasilkan antara 0,027% - 0,14%, alb antara 1,27% - 0,14%, tegangan permukaan antara 26,76 dyne/cm – 34,86 dyne/cm dan kestabilan emulsi yang terbentuk antara 135 detik – 181,2 detik.
Cite
CITATION STYLE
Silsia, D., Electrika, F., Surawan, D., & Meiriska, I. (2017). Karakteristik Emulsifier Mono-Diasil Gliserol (MDAG) dari Crude Palm Oil (CPO) yang berasal dari Fat Pit pada Berbagai Konsentrasi Katalis NaOH. Jurnal Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 9(2), 82–88. https://doi.org/10.17969/jtipi.v9i2.9973
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.