HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN KECEMASAN PADA LANSIA

  • Sawitri E
N/ACitations
Citations of this article
106Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang : lansia masih banyak yang memiliki kepercayaanterhadap spiritualitas yang lebih ke arah spiritualitas budaya di Desa Paseban.Tujuan : penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara spiritualitasdengan kecemasan pada lansia di Desa Paseban Kecamatan Bayat.Desain : penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatancross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang berusia 60-70tahun sebanyak 1.031 lansia yang berada di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.Jumlah sampel penelitian sebanyak 91 responden, yang terbagi dalam 4 posyandudengan analisa correlation pearson.Hasil : penelitian ini menggunakan correlation pearson 0,000 (p value<0,005) yaitu spiritualitas tinggi dan tidak memiliki kecemasan. Karakteristikresponden menggunakan spearmen pada tingkat pendidikan menunjukkansemakin tinggi tingkat pendidikan maka kecemasan semakin rendah dengan 0,006(p value<0,01). Status perkawinan menunjukkan lansia yang tidak memilikipasangan lebih cemas dengan 0,001 (p value<0,005). Jenis kelamin menunjukkanbahwa perempuan lebih cemas dengan 0,538 (p value>0,005). Umurmenunjukkan semakin meningkat umur maka kecemasan semakin tinggi dengan0,632 (p value>0,05).Kesimpulan : Ada hubungan antara spiritualitas dengan kecemasanlansia di Desa Paseban Kecamatan Bayat

Cite

CITATION STYLE

APA

Sawitri, E. (2018). HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN KECEMASAN PADA LANSIA. MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 13(2), 64–72. https://doi.org/10.61902/motorik.v13i2.16

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free