Abstract
Penampilan memakai masker bagi sebagian orang penting untuk menunjang penampilan dan mengutamakan faktor kenyamanan. Saat mencoba masker, calon pembeli sebaiknya datang langsung ke apotek atau toko. Sehingga waktu yang dimiliki calon pembeli maupun penjual menjadi tidak efisien. Karena seringna berganti-ganti jenis masker yang akan digunakan untuk dibeli, hal tersebut mendapatkan risiko yang dapat merusak masker dengan mencoba masker asli dan risiko harus membelinya pula. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah media bantu dalam bentuk aplikasi dengan fitur Augmented Reality yang berguna dalam melihat tampilan masker pada kontur wajah melalui smartphone tanpa harus mencoba masker aslinya satu per satu. Aplikasi ini dapat berjalan dengan proses menggabungkan model masker di dunia maya dengan wajah pengguna di dunia nyata yang ditangkap oleh kamera smartphone pengguna. Metode penelitian dalam proses pengembangan aplikasi ini berupa studi pustaka, analisis kebutuhan, perancangan aplikasi, pengembangan aplikasi, dan pengujian aplikasi. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan metode pelacakan wajah dalam teknologi Augmented Reality. Dengan adanya aplikasi ini, model masker 3 dimensi dapat ditampilkan langsung pada wajah pengguna pada platform Android. Untuk mendapatkan hasil terbaik, uji aplikasi dengan menguji kompatibilitas aplikasi saat digunakan pada perangkat yang berbeda dan melakukan pengujian UAT (User Acceptance Testing) untuk mengetahui penilaian mengenai aplikasi dari pengguna dan didapatkan hasil UAT yang tergolong baik berdasarkan pada hasil uji coba beserta kuesioner yang memperoleh nilai sebesar 83.25%.
Cite
CITATION STYLE
Pratiwo, M., & Akbar, M. (2022). PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY UNTUK PEMILIHAN MASKER DENGAN METODE FACE TRACKING. Antivirus : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika, 16(1), 1–10. https://doi.org/10.35457/antivirus.v16i1.1961
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.