KEBANGKITAN CIVIL SOCIETY DI INDONESIA

  • Parmudi M
N/ACitations
Citations of this article
392Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Secara sederhana model pemahaman Islam universal terekspresi pada dua corak pemikiran mengenai hubungan antara Islam dengan realitas sosial, ekonomi, dan politik. Pertama , adalah model organik yang menghendaki hubungan secara legal-formal antara Islam dengan semua aspek kehidupan manusia. Dalam perspektif model ini, Islam harus terwujud secara formal kelembagaan sebagaimana nampak dalam bentuk seperti partai Islam, sistem ekonomi Islam, dan bahkan negara Islam. Kedua , adalah corak pemikiran yang menghendaki hubungan secara substansial antara Islam dengan semua aspek kehidupan. Islam lebih dilihat pada tataran moral, etik, dan spiritual. Dalam hal ini, Islam tampil secara inklusif. Kebangkitan civil society dimanifestasikan ke dalam beberapa jenis gerakan sosial. Pertama, resistensi simbolik yang meliputi pelbagai aksi tidak langsung untuk mengontrol dominasi negara. Tujuan utarna dari jenis aktivitas ini adalah untuk menampilkan pelbagai keluhan dan gugatan secara simbolik dalam bentuk tulisan, pertunjukan seni, dan diskusi yang bernada kritik. Kedua, resistensi pragmatis yang dilakukan sebagai reaksi langsung terhadap kebijaksanaan pemerintah atau sistem sosial-ekonomi-politik yang sedang berjalan. Resistensi semacam ini biasanya melibatkan ormas, partai politik, dan bahkan mahasiswa (contoh yang actual: demonstrasi penolakan penaikan harga BBM). Ketiga, resistensi simbolik-pragmatis yang merupakan aksi langsung maupun tidak langsung yang menuntut terciptanya situasi sosial-politik yang lebih baik terutama wong cilik dan juga menuntut pengurangan kontrol negara terhadap pelbagai bidang kehidupan masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Parmudi, M. (2017). KEBANGKITAN CIVIL SOCIETY DI INDONESIA. At-Taqaddum, 7(2), 295. https://doi.org/10.21580/at.v7i2.1208

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free