PENGGUNAAN VIDEO DEMONSTRASI LARUTAN BUFFER MENGGUNAKAN MODEL TGT DAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

  • Samsinur S
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model TGT (Teams Games Tournament) dengan siswa yang diajar dengan model Make A Match menggunakan video demonstrasi larutan buffer. Hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan TGT pada materi larutan penyangga dikelas XI IPA SMAN 1 Tanjung Tiram memiliki nilai rata-rata pre-test adalah 62,89 dan nilai rata-rata untuk post-test adalah 81,184, sedangkan Hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan Make A Match pada materi larutan penyangga dikelas XI IPA SMAN 1 Tanjung Tiram memiliki nilai rata-rata pre-test adalah 44,3  dan nilai rata-rata untuk post-test adalah 73,421. Untuk uji normalitas data pada kelas eksperimen I menggunakan model TGT dan pada kelas eksperimen II menggunakan model Make A Match dan post-test kedua sampel berdistribusi normal. Pada uji Homogenitas kedua kelas sampel homogen. Berdasarkan hasil perhitungan statistik yang menggunakan hasil hipotesis dalam penelitian ini yaitu dan Ha diterima dengan nilai thitung ttabel yaitu 7,91 1,99 Maka dari hasil analisa terhadap rumusan hipotesis menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan video demonstrasi pada materi  larutan buffer dikelas XI IPA SMAN 1 Tanjung Tiram.

Cite

CITATION STYLE

APA

Samsinur, S. (2021). PENGGUNAAN VIDEO DEMONSTRASI LARUTAN BUFFER MENGGUNAKAN MODEL TGT DAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA. CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science, 5(1), 32–41. https://doi.org/10.30743/cheds.v5i1.4624

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free