Abstract
Penderita Stroke di Dunia mengalami kecacatan dengan kecacatan permanen 52%, kecacatan ringan sebanyak 23% dan sebanyak 25% penderita stroke mampu menghindari dari kecacatan setelah melakukan rehabilisasi. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kecacatan ialah dengan mengikuti program rehabilisasi dengan melakukan rentang gerak atau disebut Range Of motion (ROM). Pelaksanaan ROM harus diikuti dan dilakukan secara rutin sehingga membutuhkan motivasi dari pasien dan motivasi itu dapat terbentuk dengan adanya dukungan dari keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa motivasi pelaksanaan latihan ROM pada pasien stroke berdasarkan dukungan keuarga. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskripsi korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel 75 menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan analisa deskriptif dan uji bivariat menggunakan uji analisis chi-square. Berdasarkan Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa motivasi pelaksanaan latihan ROM dipengaruhi oleh adanya dukungan keluarga. Saran disampaikan kepada perawat untuk melakukan konseling dan pendampingan pada keluarga supaya keluraga memberikan dukungan dalam pelaksanaan latihan ROM.
Cite
CITATION STYLE
Marisa, D. E. (2020). MOTIVASI PELAKSANAAN LATIHAN ROM PADA PASIEN STROKE BERDASARKAN DUKUNGAN KELUARGA DI PUSKESMAS CILEDUG KABUPATEN CIREBON. JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 8(1), 97–103. https://doi.org/10.36973/jkih.v8i1.203
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.