Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien terhadap Penyakit Diabetes dan Kepatuhan Penggunaan Antidiabetes di Puskesmas Kalipucang Kabupaten Pangandaran

  • Nissa Asri Reza Wardaningtyas
  • Suwendar
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract. Diabetes is the third cause of death in Indonesia after stroke and coronary heart disease. Knowledge plays an important role not only in the prevention and early detection of this disease, but also in its future development. However, non-adherence to treatment plans presents complex challenges. The aim of this study was to determine the relationship between knowledge and medication adherence in diabetes patients. This research uses an analytical approach with a cross-sectional design. The target population included 660 people, of which 87 respondents were randomly selected based on inclusion and exclusion criteria. Data collection was carried out using the DKQ knowledge questionnaire and the MARS medication adherence questionnaire. Based on the results of the Spearman's rho test, the correlation between the level of knowledge of diabetes patients at the Kalipukan Pangandaran Community Health Center and diet compliance produced a p-value of 0.154, while the correlation with medication adherence showed a p-value. value 0.153. These findings indicate that there is no significant relationship between knowledge and adherence to taking medication in diabetes patients in the Kalipukan Community Health Center area. Health workers are encouraged to continue providing education and outreach to diabetes patients regarding their disease and treatment compliance through community-based activities such as health posts, integrated service posts, and home visits.Abstrak. Penyakit diabetes mellitus menjadi penyebab mortalitas ke tiga di Indonesia setelah penyakit stroke dan penyakit jantung coroner. Pengetahuan memainkan peran penting dalam setiap perkembangan penyakit di masa depan, pencegahan penyakit, dan deteksi dini. Kepatuhan terhadap rejimen terapi yang buruk merupakan masalah yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 660 orang dengan pengambilan sampel secara simple random sampling sebanyak 87 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan DKQ, dan minum obat MARS. Berdasarkan hasil uji Spearman Rho Hubungan tingkat pengetahuan penderita diabetes dengan kepatuhan diet di Puskesmas Kalipucang Pangandaran diperoleh hasil p value 0,154, minum obat p value 0,153. Tidak terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kaipucang Pangandaran. Diharapkan petugas kesehatan terus selalu memotivasi dan memberikan edukasi kepada penderita diabetes mengenai penyakit diabetes dan kepatuhan dalam penggunaan obat melalui kegiatan pelayanan di luar gedung seperti kegiatan posbindu, posyandu dan kunjungan rumah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nissa Asri Reza Wardaningtyas, & Suwendar. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien terhadap Penyakit Diabetes dan Kepatuhan Penggunaan Antidiabetes di Puskesmas Kalipucang Kabupaten Pangandaran. Bandung Conference Series: Pharmacy, 5(1), 37–46. https://doi.org/10.29313/bcsp.v5i1.16679

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free