Perhitungan Frekuensi Kedipan Mata berbasis Convolutional Neural Network

  • Daryanto A
  • Yuniarno E
  • Zaini A
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mata merupakan organ yang sangat sensitif, benda dan tekanan dengan ukuran kecil sudah dapat menimbulkan gangguan pada organ ini. Kedipan mata terjadi karena dipengaruhi oleh sensitifitas kornea dan kekeringan mata. Terdapat dua parameter utama pada kedipan mata, yaitu frekuensi dan durasi, frekuensi berkedip dapat bertingkat salah satunya adalah saat orang dalam kondisi mengantuk. Pada peneli- tian ini dilakukan pendenteksian pada kondisi mata berkedip dari dataset video. Peneletian ini menggunakan disiplin ilmu Deep Learning dengan metode Convolutional Neural Network. Dataset berupa video akan diekstrak menjadi frame gambar, yang kemudian dilakukan labelling pada kondisi mata terbuka dan mata tertutup. Setelah mendapatkan hasil klasifikasi untuk mata terbuka dan mata tertutup, dibuat suatu model untuk mendeteksi kedipan mata pada video. Pada klasifikasi kondisi mata terbuka dan mata tertutup didapatkan akurasi sebesar 96% dan akan dilakukan pengujian pada video untuk deteksi kedipan mata secara otomatis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Daryanto, A. V., Yuniarno, E. M., & Zaini, A. (2021). Perhitungan Frekuensi Kedipan Mata berbasis Convolutional Neural Network. Jurnal Teknik ITS, 10(1). https://doi.org/10.12962/j23373539.v10i1.61937

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free