PENDAMPINGAN PENANGANAN CEDERA PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH BERBASIS ALAM

  • Erma Wahyu Mashfufa
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan : Sekolah berbasis alam sangat banyak diminati masyarakat saat ini, salah satu alasan bersekolah di sekolah alam adalah tidak akan membuat jenuh putra-putri mereka karena hanya berdiam didalam kelas. Sekolah alam memang memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak, namun di sisi lain juga ada permasalahan yang dihadapi yaitu anak berisiko mengalami cedera. Hal ini disebabkan karena banyaknya kegiatan outdoor, anak memiliki rasa ingin tahu yang besar, dan banyak melibatkan aktifitas motorik. Oleh karena itu perlu adanya pendampingan bagi guru mengenai cedera dan penanganan cedera yang terjadi pada anak usia sekolah. Metode : Setelah dilaksanakan kegiatan pendampingan berupa penyuluhan dan praktik secara langsung oleh tim pengabdian selama kurun waktu + 8 bulan, mitra mengetahui penanganan cedera pada anak dan mampu mempraktikkan tindakan penanganan. Selain itu juga dilakukan pre-test dan post-test menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan guru pendamping. Hasil : Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada guru dan petugas UKS MI BAIPAS, di Jl. Manunggal, Sudimoro Utara No. 7A Malang. Kegiatan diikuti oleh 10 peserta. Tahapan kegiatan pengabdian berupa pemberian pre test dilanjutkan pemberian penyuluhan tentang penanganan cedera pada anak dan demonstrasi pemakaian alat-alat P3K dan Tindakan penanganan cedera. Kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik hanya saja karena siswa sedang libur maka praktik dilakukan kepada sesama peserta. Pembahasan : sebagian besar guru pendamping memiliki pengetahuan yang kurang tentang penganan cedera yang sering dialami oleh anak. Rata-rata tidak mengetahui cara penganan luka tusuk, luka bakar, sprain dan strain. Pengetahuan yang sudah baik adalah ciri cedera, faktor resiko dan penanganan tersedak. Sedangkan dari aspek perilaku, semua guru pendamping belum pernah melakukan pemeriksaan dasar cedera dan menggunakan peralatan penanganan cedera.  Kegiatan ini membawa dampak positif bagi mitra yaitu mereka mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru yang selanjutnya bisa mereka aplikasikan untuk menjaga kesehatan anak didik. Pertolongan pertama pada cedera dapat meminimalisir kecacatan atau cedera lebih dalam pada anak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Erma Wahyu Mashfufa. (2021). PENDAMPINGAN PENANGANAN CEDERA PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH BERBASIS ALAM. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 7(1), 60–63. https://doi.org/10.33023/jpm.v7i1.678

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free