Pola Komunikasi Kyai dengan Santri Alumni Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya

  • Sanusi Y
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Every Islamic Boarding School (pondok pesantren) has different characteristics depending on leadership type and communication patterns of kyai that applied in its learning process. The theory used in this research is the communication pattern that produces a communication model referring to two communication models, linear and circular communication models in Islamic Boardingschool of Miftahul Huda Tasikmalaya. The research method is phenomenology, with the type of research data is qualitative. The results showed that the culture of communication systems in the Miftahul Huda Manonjaya boarding school embraced communication with linear and circular systems, with the forms of kyai and santri communication using instructional communication patterns through organizations, parent and child communication patterns (exemplary). The forms of kyai communication with alumni are instructional communication patterns and parent and child communication patterns (empowerment). Thus, the purpose of the pattern of kyai communication to alumni is to form and increase alumni solidarity with the same vision and mission to develop the propaganda propaganda message of the Miftahul Huda Manonjaya Islamic boarding school.   Setiap pondok pesantren memiliki ciri khas yang berbeda tergantung dari tipe leadership dan pola komunikasi kyai yang diterapkan dalam pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem budaya komunikasi, bentuk komunikasi kyai dan santri dan bentuk komunikasi kyai dengan alumni di pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah pola komunikasi yang menghasilkan model komunikasi yang merujuk pada dua model komunikasi yakni model komunikasi linear dan sirkular. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi dengan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sistem komunikasi di Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya mengembangkan sistem komunikasi linear dan circular, dengan bentuk komunikasi kyai dan santri menggunakan pola komunikasi melalui pola komunikasi organisasi, orang tua dan anak-anak (teladan). Bentuk komunikasi kyai dengan alumni, adalah pola komunikasi instruksional orang tua dan anak (pemberdayaan). Dengan demikian, tujuan dari pola komunikasi kyai dengan alumni adalah membentuk dan meningkatkan solidaritas alumni dengan visi dan misi yang sama untuk mengembangkan pesan dakwah di Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sanusi, Y. A. (2019). Pola Komunikasi Kyai dengan Santri Alumni Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya. Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting, 5(2), 155–168. https://doi.org/10.15575/prophetica.v5i2.2216

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free