Pendidikan karakter anak usia dini pada keluarga tanpa ayah

  • Nurlatifah N
  • Rachmawati Y
  • Yulindrasari H
N/ACitations
Citations of this article
147Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak : Penelitian ini menganalisis  pendidikan karakter anak usia dini yang hidup dengan orang tua tunggal, dalam penelitian ini konteks orang tua tunggal adalah keluarga tanpa ayah. Ketidakhadiran ayah dalam penelitian ini karena perceraian. Dimana ayahnya masih hidup, tetapi tidak berperan dalam pengasuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk memperoleh gambaran menyeluruh dan pemahaman terbaik mengenai tema tersebut. Pendekatan studi kasus ini digunakan oleh peneliti dilatarbelakangi karena maraknya kasus perceraian, yang mengakibatkan anak kehilangan salah satu peran orang tua. Orang tua menanamkan pendidikan karakter pada anak melalui contoh dan pembiasaan serta pemberian penjelasan atas tindakan. Dalam praktek pendidikan karakter dalam keluarga tanpa ayah, ibu melibatkan pihak lain, seperti kakek-nenek dan ustadz. Kendala yang dialami ibu dalam menjalankan peran sebaga ibu dan ayah yaitu pembagian waktu dan masalah finansial. Karakter anak yang terbentuk dari pendidikan dalam keluarga tanpa ayah ini yaitu anak yang mandiri, tidak manja, dan penurut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurlatifah, N. N., Rachmawati, Y., & Yulindrasari, H. (2020). Pendidikan karakter anak usia dini pada keluarga tanpa ayah. Edukid, 17(1), 42–49. https://doi.org/10.17509/edukid.v17i1.24213

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free