Pengaruh Penyidikan Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak dan Penerimaan Pajak

  • Waskitho Hutomo P
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kasus Perdagangan anak merupakan kejahatan yang mengalami pertumbuhan paling cepat di dunia. Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu daerah yang tercatat memiliki kasus Perdagangan anak yang signifikan. Penanganan terhadap perdagangan anak menjadi tanggung jawab Kepolisian Republik Indonesia Dalam hal ini Ditreskrimum Polda NTT. Metode pendekatan yang digunakan dalam Penelitian ini adalah dengan pendekatan yuridis empiris. Yaitu menyangkut peraturan (KHA) yang dipakai dalam pemenuhan hak-hak anak sebagai korban perdagangan manusia. Hasil dari penelitian ini bahwa Ditreskrimum Polda NTT dalam menangani perkara perdagangan anak telah berpedoman pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Pihak kepolisian Subdit IV Renakta Polda NTT sudah mengedepankan the best of child (kepentingan terbaik untuk anak) di dalam menjalankan proses penyidikan hal ini tentu sejalan dengan teori perlindungan hukum Terhadap anak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Waskitho Hutomo, P. (2023). Pengaruh Penyidikan Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak dan Penerimaan Pajak. COMSERVA : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(03), 1115–1129. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i03.874

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free