Bal-Balan Sega Bentuk Tradisi Slametan dan Ngalap Berkah Bulan Sya'ban Pada Masyarakat Ngawi Jawa Timur

  • Sholikhah R
  • Buana K
  • Inderasari E
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya bentuk slametan dan ngalap berkah yang terdapat dalam folklore “Bal-balan Sega” yang kemudian akan dikaji oleh peneliti dengan menggunakan kajian antropologi sastra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk slametan dan ngalap berkah dari tradisi “Bal-balan Sega” di Dusun Tambakselo, Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dokumentasi video dan seorang informan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancaramendalam, rekam, catat, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori antropologi sastra menurut Endraswara yang kemudian dikaitkan dengan analisis model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa “Bal-balan Sega” merupakan salah satu tradisi unik yang berasal dari Ngawi khususnya masyarakat Tambakselo. Tradisi ini berbeda dari tradisi pada umumnya karena memiliki prosesi khusus yaitu perang nasi yang menjadi perhatian orang-orang awam yang belum mengetahuinya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sholikhah, R. M., Buana, K. C., & Inderasari, E. (2022). Bal-Balan Sega Bentuk Tradisi Slametan dan Ngalap Berkah Bulan Sya’ban Pada Masyarakat Ngawi Jawa Timur. LOKABASA, 13(1), 1–8. https://doi.org/10.17509/jlb.v13i1.40439

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free