Abstract
Stunting pada anak merupakan masalah kekurangan gizi kronis karena pemberian makanan yang kurang sesuai dengan gizi seimbang mengakibatkan asupan gizi berkurang, sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan mental dan pekembangan motorik. Entamoeba coli hidup sebagai komensial di rongga usus besar. Dalam daur hidupnya terdapat stadium vegetatif dan stadium kista. Morfologinya mirip Entamoeba histolytica namun Entamoeba coli tidak bersifat pathogen sehingga jarang menyebabkan insiden. Akan tetapi, jumlah yang melebihi ambang batas maka bisa menyebabkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Entamoeba coli pada feses balita anak stunting menggunakan metode PCR. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 16 sampel feses anak balita stunting tidak terdapat Entamoeba coli pada visualisasi Gel doc dengan target 550 bp. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat Entamoeba coli pada sampel feses anak balita stunting dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan target 550 bp.
Cite
CITATION STYLE
Nur Laela Alydrus, Rugayyah Alyidrus, & Welna Souhuwat. (2023). Deteksi Entamoeba coli Pada Anak Balita Stunting Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR). INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL, 2(1), 17–25. https://doi.org/10.56314/inhealth.v2i1.100
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.