Sistem Monitoring Kadar Gas Metana (Ch4), Gas Amonia (Nh3) Dan Gas Karbon Dioksida (Co2) Pada Tempat Pembuangan Sampah Untuk Pencegahan Penyakit Ispa Berbasis Wireless Sensor Network

  • Nugroho L
  • Saptono R
  • Hariyadi A
N/ACitations
Citations of this article
96Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Adanya teknologi Wireless Sensor Network (WSN) dimanfaatkan untuk membuat sistem sistem monitoring kadar gas pada tempat pembuangan akhir sampah, khususnya tiga gas yang akan dimonitoring yaitu gas metana (CH4), gas amonia (NH3) dan gas karbondioksida (CO2) yang dapat mengakibatkan penyakit infeksi saluran pernafasan. Sistem monitoring ini memanfaatkan teknologi Wireless Sensor Network supaya dapat memonitoring daerah yang lebih luas dengan menggunakan jumlah node yang banyak. Hasil komunikasi menggunakan modul nRF24L01 dari node sensor ke server dengan model komunikasi peer to peer dalam kondisi Line of Sight dapat berkomunikasi pada jarak maksimal 120meter dengan rata – rata delay yaitu 6.98s dan packet loss saat pengiriman data sebanyak 14% yang termasuk kategori buruk menurut ITU-T G.114. Kemudian untuk mengetahui kualitas jaringan saat melakukan pengiriman data dari server ke firebase dengan software wireshark didapatkan delay 261ms, kemudian untuk packet loss didapatkan nilai 8.3% masuk ke dalam kategori baik menurut ITU-T G.114.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nugroho, L., Saptono, R., & Hariyadi, A. (2021). Sistem Monitoring Kadar Gas Metana (Ch4), Gas Amonia (Nh3) Dan Gas Karbon Dioksida (Co2) Pada Tempat Pembuangan Sampah Untuk Pencegahan Penyakit Ispa Berbasis Wireless Sensor Network. Jurnal Jartel Jurnal Jaringan Telekomunikasi, 11(4), 220–227. https://doi.org/10.33795/jartel.v11i4.236

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free