Abstract
This study aims to determine the effectiveness of the SOSAKA (Socialization of Communication) program in optimizing the use of the Edlink e-learning platform in the Vocational Makeup Education Study Program, Indonesian Institute of the Arts (ISI) Padang Panjang. The background of this study is based on the low level of utilization of Edlink features optimally by students, especially in the context of online learning which is increasingly important after the pandemic. This study uses a descriptive quantitative method with a data analysis technique of respondent achievement level (TCR). The research sample consisted of 95 students from semester 1 to semester 6 who were selected by total sampling. Data was collected through a questionnaire covering five main indicators. The results showed that the average level of respondent achievement reached 74.6%, which is categorized as quite good. The highest indicator is the effectiveness of the SOSAKA program (83%), while the lowest indicator is interactive communication between lecturers and students (68%). These findings indicate that the SOSAKA program is effective in increasing students' awareness and skills in using Edlink, although there are still challenges in terms of interaction and utilization of advanced features. This study provides implications that interactive communication-based training such as SOSAKA needs to be continuously developed and integrated sustainably into academic activities. In addition, institutional support in the form of lecturer training, provision of facilities, and affirmative policies are also very necessary to encourage more optimal digital learning.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas program SOSAKA (Sosialisasi Komunikatif) dalam mengoptimalkan pemanfaatan platform e-learning Edlink di Program Studi Pendidikan Vokasional Tata Rias, Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat pemanfaatan fitur-fitur Edlink secara maksimal oleh mahasiswa, terutama dalam konteks pembelajaran daring yang semakin penting pasca pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis data tingkat capaian responden (TCR). Sampel penelitian berjumlah 95 orang mahasiswa dari semester 1 hingga semester 6 yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup lima indikator utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat capaian responden mencapai 74,6%, yang dikategorikan dalam tingkat cukup baik. Indikator tertinggi adalah efektivitas program SOSAKA (83%), sedangkan indikator terendah adalah komunikasi interaktif antara dosen dan mahasiswa (68%). Temuan ini menunjukkan bahwa program SOSAKA efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan Edlink, meskipun masih terdapat tantangan dalam aspek interaksi dan pemanfaatan fitur lanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pelatihan berbasis komunikasi interaktif seperti SOSAKA perlu terus dikembangkan dan diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kegiatan akademik. Selain itu, dukungan institusi dalam bentuk pelatihan dosen, penyediaan fasilitas, dan kebijakan afirmatif juga sangat diperlukan untuk mendorong pembelajaran digital yang lebih optimal.
Cite
CITATION STYLE
Fahmi, M. N., Basra, S. M., Ilham, F., Hafid, F., & Firdaus. (2025). OPTIMALISASI PEMANFAATAN E-LEARNING EDLINK MELALUI SOSAKA (SOSIALISASI KOMUNIKATIF). Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Teknologi Informasi (JIPTI), 6(1), 280–294. https://doi.org/10.52060/jipti.v6i1.2944
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.