HUBUNGAN ANTARA AVOIDANCE COPING DENGAN BURNOUT PADA IBU BEKERJA PART TIME DI KAWASAN KONVEKSI KABUPATEN TEGAL

  • Sofiani F
  • Fauziah N
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ibu bekerja part time memiliki penghasilan minim dan tetap harus mengerjakan tugas rumah tangga.Tuntutan untuk mencukupi kebutuhan memaksa mereka tetap berada dalam kondisi menjalankan dua peran tersebut. Hal ini memunculkan double stressor yang dapat berkembang menjadi burnout. Kondisi tersebut tidak dapat dihindari sehingga yang dapat dilakukan adalah merubah pola pikir dan respon terhadap stressor dengan cara menurunkan tekanan, salah satunya yaitu dengan avoidance coping. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara avoidance coping dengan burnout pada ibu bekerja part time. Penelitian ini menggunakan convenience sampling, sebanyak 86 ibu bekerja part time menjadi subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan skala burnout ( 25 aitem valid, α = 0,834) dan skala avoidance coping (20 aitem valid, α = 0,857). Hasil analisis menggunakan analisis regresi non linear menunjukkan koefisien korelasi = -0,178 dengan P = 0,101. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang tidak signifikan antara variabel avoidance coping dan burnout. Avoidance coping memberikan sumbangan efektif 3,2% pada burnout.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sofiani, F., & Fauziah, N. (2014). HUBUNGAN ANTARA AVOIDANCE COPING DENGAN BURNOUT PADA IBU BEKERJA PART TIME DI KAWASAN KONVEKSI KABUPATEN TEGAL. Jurnal EMPATI, 3(4), 194–204. https://doi.org/10.14710/empati.2014.7573

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free