Abstract
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berbicara siswa pada kelas V SDN 50 Bulu Datu kota Palopo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil proses pelaksanaan keterampilan berbicara melalui metode bermain peran pada siswa kelas V SDN 50 Bulu Datu kota Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, tes, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: dengan diterapkan penggunaan metode bermain peran setiap siklusnya mengalami peningkatan. Berdasarkan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN 50 Bulu Datu kota Palopo yang dilakukan sebanyak dua siklus menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa dapat meningkat, dari siklus I nilai rata-ratanya 71,10 dengan ketuntasan 74,07 %, sedangkan siklus II nilai rata-ratanya 76,72 dengan ketuntasan 92,59% dan sudah memenuhi nilai KKM yaitu 70. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, dengan menggunakan metode bermain peran dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada kelas V SDN 50 Bulu Datu kota Palopo.
Cite
CITATION STYLE
Hayani, H. (2024). Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Bermain Peran di Sekolah Dasar. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 221–230. https://doi.org/10.24256/pijies.v2i2.965
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.