Abstract
Tungro merupakan penyakit penting yang menjadi faktor pembatas produksi padi. Penyakit tungro ditularkan oleh vektor wereng hijau pembawa RTBV dan RTSV. Infeksi tungro menyebabkan kehilangan komponen hasil padi dan dinyatakan dengan nilai skor yaitu 1,3,5,7 dan 9. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan korelasi antara nilai skor tungro dengan variabel produksi yang paling mempengaruhi kehilangan hasil pada setiap skoring. Penelitian dilaksanakan di IP2TP Loka Penelitian Penyakit Tungro pada bulan Agustus hingga Oktober 2020. Metode penelitian yang digunakan berupa purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan pengamatan langsung terhadap padi yang terinfeksi tungro. Masing-masing tanaman yang terserang tungro diskoring dan diambil sebanyak 5 rumpun tanaman. Data dianalisis menggunakan regresi sederhana, korelasi dan PCA. Hasil menunjukkan bahwa kecuali parameter gabah hampa akan naik seiring dengan meningkatnya nilai skor, setiap penambahan nilai skor tungro akan diikuti dengan berkurangnya nilai variabel komponen hasil. Komponen hasil yang paling menurun saat tanaman terinfeksi tungro di semua skoring yaitu berat gabah total, berat 100 biji, jumlah gabah total dan gabah isi.
Cite
CITATION STYLE
Firmansyah, F., Khaerana, K., & Sidik, E. A. (2023). Hubungan Skor Penyakit Tungro terhadap Kehilangan Komponen Hasil Padi. AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian, 7(1), 17–24. https://doi.org/10.33019/agrosainstek.v7i1.315
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.