Meningkatkan Pendapatan Supir Taksi Pelabuhan Internasional Batam Centre Melalui Keterampilan Berbahasa Inggris

  • Ambalegin A
  • Suhardianto S
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pulau Batam berada pada wilayah  strategis antara Singapura dan Malaysia, sehingga  menjadi keuntungan bagi pulau ini karena  banyak wisatawan asing berkunjung. Untuk itu  infrastruktur haruslah mendukung kepariwisataan di Pulau Batam. Bandara dan pelabuhan adalah gerbang bagi wisatawan asing berkunjung ke Pulau Batam. Wisatawan asing yang datang ke Pulau Batam melalui Pelabuhan Internasional Batam Centre akan disambut taksi menuju ke destinasi selanjutnya. Supir taksi sebagai agen wisata harus mampu mengenalkan kearifan lokal Melayu dan menunjukkan tempat-tempat wisata di Pulau Batam. Bahasa Inggris adalah alat komunikasi yang dapat memfasilitasi interaksi antara supir taksi dengan wisatawan asing. Tetapi hampir 80% supir taksi tidak mampu berbahasa Inggris. Kegiatanini  bertujuan untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris supir taksi melalui metode pendidikan masyakarat dan pelatihan dengan menggunakan  teknik ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris (18,42%) supir taksi Pelabuhan International Batam Centre. Kesimpulan dari kegiatan  ini adalah keterampilan berkomunikasi Bahasa Inggris sangat penting bagi supir taksi untuk menyambut wisatawan asing yang berkunjung ke Pulau Batam, sehingga mendukung pemerintah Kota Batam menggalakkan usaha kepariwisataan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ambalegin, A., & Suhardianto, S. (2020). Meningkatkan Pendapatan Supir Taksi Pelabuhan Internasional Batam Centre Melalui Keterampilan Berbahasa Inggris. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 4(1), 125. https://doi.org/10.30595/jppm.v0i0.4524

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free