Abstract
Abstrak Diskursus ekonomi pembangunan berbasis interdisipliner merupakan terobosan yang relatif baru untuk mencapai beberapa dimensi antara lain: keseimbangan material dan spiritual, serta keseimbangan moralitas seluruh pemangku kepentingan. Pendekatan interdisipliner awal mulanya diprakarsai oleh Harun Nasution hingga sekarang semakin masyhur seiring laju era modern. Harus disadari corak kajian doktrinal tradisional tidal lagi memadai dalam kajian ekonomi Islam, sehingga perlu kolaborasi disiplin ilmu yang terpadu (interdisipliner) dalam meresponi dan menyahuti pembangunan ekonomi Islam. Peneliti akan mencoba menyumbangkan pemikiran tentang konstruksi ekonomi Islam berbasis interdisipliner yang dikaji dari sudut pandang maqashid al-syariah dan studi Islam. Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menggunakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif dan data yang diperoleh tentunya bersifat dharuriyat dengan cara pengumpulannya melalui analisis isi yang bersifat pembahasan mendalam. Hasil penelitian adalah pelaksanaan pembangunan ekonomi Islam harus didasarkan pada prinsip-prinsip seperti pandangan dunia, manusia sebagai pelaku pembangunan, Sifat Ruh, dunia dan akhirat sebagai skala waktu, ilmu sebagai pedoman, ibadah sebagai landasan pembangunan, sumber daya alam sebagai sarana, dan ridho Allah sebagai tujuan. akhir pembangunan. Abstract The economic concept of development can be achieved with several dimensions including: balanced material and spiritual, internal and external in harmony, qualitative and quantitative in harmony, and also balanced with the morality of all stakeholders. Researchers will try to contribute ideas about Islamic economic construction based on Islamic studies and maqashid sharia. To answer this problem, researchers used library research with a descriptive approach and the data obtained was of course of a dharuriyat nature by collecting it through content analysis which was in the nature of in-depth discussion. The results of the study are that the implementation of Islamic economic development must be based on principles such as worldview, humans as actors of development, Nature of the Spirit, the world and the hereafter as a time scale, science as a guide, worship as the foundation of development, natural resources as a means, and Allah's blessing as a goal. end of development.
Cite
CITATION STYLE
Ubaidillah, U., Nur, I., & Anshor, A. M. (2024). Konstruksi Ekonomi Islam Berbasis Interdisipliner: Studi Islam dan Maqashid Syariah. Adzkiya : Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 12(2), 35–49. https://doi.org/10.32332/adzkiya.v12i2.9431
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.