Abstract
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : (1) distribusi frekuensi Kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi, (2) distribusi frekuensi pengetahuan penderita hipertensi, (3) distribusi frekuensi sikap penderita hipertensi, (4) distribusi frekuensi dukungan keluarga pada penderita hipertensi, (5) hubungan pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada penderita hipertensi, (6) hubungan sikap dengan kejadian hipertensi pada penderita hipertensi dan (7) hubungan dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung. Metode Kuantitatif desain penelitian studi cross sectional. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2024. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien penderita hipertensi yang ada di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2023 di Kelurahan Banuaran 651 orang dan sampel 87 orang. Metode analisis adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji che-square. Hasil penelitian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung tidak patuh dalam minum obat. 65 orang (74,7%) pengetahuan penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung adalah rendah. 71 orang (81,6%) sikap penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung adalah negatif. 49 orang (56,3%) dukungan keluarga penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung adalah tidak mendukung. Analisis bivariat ditemukan ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat (p value 0,009), sikap dengan kepatuhan minum obat (p value 0,011) dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p value 0,008).
Cite
CITATION STYLE
Yasri, F., & Asyari, D. P. (2024). Determinan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2024. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 3(2), 44–48. https://doi.org/10.57218/jkj.vol3.iss2.1199
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.