Abstract
Limbah organik menjadi salah satu jenis limbah yang pemanfaatannya masih belum maksimal. Air cucian beras dan ampas kopi termasuk limbah organik yang acapkali dianggap tidak berguna dan tidak bermanfaat. Air cucian beras dan ampas kopi memiliki kandungan NPK yang dapat menjadi potensi sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Pupuk Cair Organik (POC) dari air cucian beras dan ampas kopi dapat dibuat dengan mudah, murah dan cepat sehingga menjadi keuntungan dan nilai tambah. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode kajian masyarakat dengan cara partisipatif, dimana masyarakat terlibat secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan. Kegiatan dilakukan di Dusun Galengdowo, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini disambut dengan baik oleh masyarakat, dimana selama kegiatan masyarakat aktif dalam bertanya dan berdialog. Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari air cucian beras dan ampas kopi dapat mendukung green waste dan mengurangi konsumsi dan ketergantungan masyarakat dalam penggunaan pupuk kimia. Melalui kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah pada 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dalam merwujudkan kota dan permukiman yang berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Limbong, F. H., Said Ahmad Fadhilah, & Mu’tasim Billah. (2025). BIOFERICO : Pupuk Cair Organik dari Air Cucian Beras dan Ampas Kopi. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 55–64. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v7i1.9467
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.