Pemantauan Kondisi Cuaca Gunung Berapi dengan Pemanfaatan Multi Sensor

  • Suryani Faradisa I
  • Nur Cholis M
  • Romadhon Parada Dian Palevi B
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mendemonstrasikan signifikansi implementasi sistem peringatan dini bencana alam, terutama dalam konteks kerentanan geografis Indonesia terhadap bencana alam. Pentingnya pemantauan cuaca untuk gunung berapi sebagai elemen kritis dalam mitigasi risiko bencana ditekankan, memandu pengembangan sistem yang memungkinkan akses mudah terhadap informasi cuaca di gunung berapi. Metodologi penelitian melibatkan penerapan Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan mikrokontroler, khususnya ESP32, untuk memfasilitasi pemantauan real-time melalui sensor-sensor seperti BMP280, DHT11, anemometer, wind vane, dan sensor gas. Hasil pengujian alat menunjukkan variabilitas yang signifikan dalam nilai parameter cuaca dan gas yang diukur. Data yang dihasilkan dapat diakses dan dianalisis melalui platform Google Sheets, memungkinkan pemantauan yang efisien. Meskipun terdapat keterbatasan, seperti pengukuran kecepatan angin dan curah hujan yang terbatas dalam kondisi tertentu, stabilitas suhu dan kelembaban selama periode observasi menunjukkan validitas hasil. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan sistem pemantauan cuaca yang dapat meningkatkan pemahaman kondisi lingkungan dan efektivitas mitigasi risiko bencana

Cite

CITATION STYLE

APA

Suryani Faradisa, I., Nur Cholis, M., & Romadhon Parada Dian Palevi, B. (2023). Pemantauan Kondisi Cuaca Gunung Berapi dengan Pemanfaatan Multi Sensor. Prosiding SENIATI, 7(2), 259–268. https://doi.org/10.36040/seniati.v7i2.8119

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free