Abstract
Majelis taklim secara hakikatnya menjadi tempat sandaran Masyarakat muslim reformis dalam Upaya menempuh kaffahnya paham agama Islam yang intensif. Bahkan, dimengerti bersama bahwa historisme eksistensi majelis taklim sudah muncul pada era sang Rasul revolusioner yang menuai esensi dakwah Islam merupakan kemuliaan atas kemerdekaan intelektual manusia menuju kehidupan kekal yang aman. Kehadiran majelis taklim khususnya majelis taklim at-taufiqy demikian menjadi salah satu kegembiraan umat muslim atas kesadaran manusia untuk sama-sama menghantarkan manusia lain pada kematangan beragama. Tujuan penelitian atas peran Lembaga Pendidikan non-formal ditinjau dari fungsi manajemen pelaksanaan majelis taklim. Kelangsungan daya kualitas majelis taklim pun sesekali perlu dianalisa mendalam untuk sekaligus menuai solusi melalu metode field research. Sehingga, kejanggalan yang ditemukan dalam beberapa praduga dapat diresolusikan melalui strategi manejemen majelis taklim atas tinjauan dua kekritisan fondasional dan operasional majelis taklim.
Cite
CITATION STYLE
Salsa, L. S., Nur Fatin Lu’luatus Solikha, M. Slamet Saerozi, Khoirunnisa, & Qomariyah. (2024). Optimalisasi Fungsi Manajemen Majelis Taklim At-Taufiqy Wonopringgo Pekalongan sebagai Upaya Transmisi Pemahaman Islam Intensif. Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah, 3(02), 45–58. https://doi.org/10.56874/almanaj.v3i02.1482
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.