Pengujian Sensitivitas Sensor Arus dan Sensor Tegangan pada Sistem Pengukuran Electrical Tracking Test

  • Jumrianto J
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam sistem tenaga listrik, isolator adalah bahan yang menentukan apakah energi listrik dapat disuplai atau disalurkan ke suatu tempat yang berkualitas baik dan tidak merugikan manusia dan lingkungan sekitar perangkat penghantar listrik tegangan tinggi tersebut. Pengujian arus bocor di laboratorium, satuan tegangan dan arus berubah sangat cepat, sehingga sulit dideteksi dengan alat ukur biasa. perangkat lunak untuk mensimulasikan tes diperlukan.Dibuat suatu alat ukur yg dapat mensimulasikan kondisi tegangan dan arus pada Electrical Tracking Test. Jika tidak dilakukan uji sensitivitas, maka hasil yang didapat bisa tidak sesuai dengan tegangan dan arus yang sebenarnya pada sistem pengukuran. Sensor arus dan tegangan yang tersedia dipasaran mencantumkan nilai dan parameter pada datasheet. Namun kondisi dilapangan pada saat penerapannya dipengaruhi banyak hal, terutama pengaruh mekanik dan listrik. Dalam makalah ini dilakukan pengujian sensitivitas terhadap sensor arus WCS2702 dan sensor tegangan ZMPT101B. Berdasarkan hasil pengujian sensitivitas yang dilakukan pada kedua sensor tersebut diperoleh sensitivitas sensor arus WCS2702 1,032 mV/mA. Sedangkan sensor tegangan ZMPT101B memiliki sensitivitas 0,2055 mV/V.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jumrianto, J. (2021). Pengujian Sensitivitas Sensor Arus dan Sensor Tegangan pada Sistem Pengukuran Electrical Tracking Test. Journal of System Information Technology and Electronics Engineering (J-SITEE), 1(2), 30. https://doi.org/10.31331/jsitee.v1i2.2083

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free