PROSES FILTERISASI ERA KALI YUGA BERLANDASKAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU

  • Kadek Dwi Sentana
  • I Putu Suyasa Ariputra
  • Komang Trisna Dewi
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menyikapi kondisi zaman dewasa ini, dimana banyak manusia seakan bersikap mengabaikan kebenaran, kemudian manusia sudah mulai menghalalkan segala cara untuk dapat mencapai tujuannya, inilah yang dinamakan zaman Kali Yuga dimana krisis etika dan moral sudah merajalela dimana-mana. Kebenaran telah dikalahkan dengan keangkuhan, kesombongan, dan keserakahan. Manusia telah meninggalkan budaya malu, hingga semua perbuatannya telah dianggap selalu benar. Apabila ditinjau lebih mendalam lagi, sebenarnya Dharma (kebaikan) tidak pernah berubah sejak zaman dahulu, sekarang, bahkan pada masa yang akan datang. Dharma akan ada sepanjang zaman, akan tetapi mempunyai karakteristik yang selalu menyesuaikan pada setiap zaman. Melakukan latihan kerohanian (spiritual) untuk zaman Satya Yuga yang baik adalah dengan jalan melakukan latihan meditasi. Kemudian, pada zaman Treta Yuga latihan yang baik dilakukan adalah dengan melaksanakan Yadnya atau persembahan tulus ikhlas. Untuk zaman Dwapara Yuga, latihan yang tepat dilakukan adalah dengan jalan Yoga atau melaksanakan upacara pemujaan, dan pada zaman Kali Yuga, mengisi diri dengan pengetahuan dan berlandaskan pendidikan yang sempurna akan menjadikan manusia memiliki sumber daya yang kuat guna menghadapi tantangan dan kemajuan zaman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kadek Dwi Sentana, I Putu Suyasa Ariputra, & Komang Trisna Dewi. (2022). PROSES FILTERISASI ERA KALI YUGA BERLANDASKAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU. Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu, 9(2), 168–175. https://doi.org/10.25078/gw.v9i2.1445

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free