Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender dalam cerpen Wadon karya Dinda Pranata yang dikaji menggunakan pendekatan kritik sastra feminisme dan kajian filsafat fenomenologi Husserl. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data menggunakan simak, catat, dan pustaka. Hasil penelitian dapat dilihat dari kajian feminisme yang mengungkap adanya ketidakadilan gender dari segi subordinasi dan stereotip. Segi subordinasi meliputi perempuan yang memiliki posisi lebih rendah dibanding laki-laki dalam segi mengambil keputusan maupun pekerjaan. Stereotip meliputi pandangan masyarakat tentang perempuan tidak diperkenankan menempuh pendidikan tinggi karena perempuan sejatinya adalah wadon atau abdi laki-laki. Kajian fenomenologi dalam cerpen ini adalah mengenai kesadaran tokoh Sri untuk melaksanakan intuisi murni dalam dirinya , yaitu membantu menaikkan taraf hidup dengan bekerja.
Cite
CITATION STYLE
Hanifah, D. N. R., Raheni Suhita, & Abdul Rahman. (2024). Kajian Feminisme dan Fenomenologi Tokoh Sri dalam Cerpen Wadon Karya Dinda Pranata. Jurnal Ilmiah FONEMA, 7(2), 123–133. https://doi.org/10.25139/fn.v7i2.7684
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.