Abstract
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar, penuaan dini dan kanker kulit. Wortel dan kulit jeruk nipis merupakan tanaman yang mempunyai aktivitas perlindungan sinar matahari alami dengan adanya kandungan β-karoten dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi lotion dari ekstrak wortel dan kulit jeruk nipis yang paling optimum berdasarkan metode simplex lattice design yaitu, berbagai perbedaan jumlah komposisi bahan dimana jumlah total bahan dibuat sama. Lotion dari ekstrak wortel dan KJN dibuat dengan perbandingan FI (12,5% kulit jeruk nipis : 0% wortel), FII (6,25% kulit jeruk nipis : 6,25% wortel), FIII (0% kulit jeruk nipis : 12,5% wortel) dengan jumlah total bahan sama. Lotion ekstrak wortel dan kulit jeruk nipis (FI, FII, FIII) memiliki pH yang sesuai dengan persyaratan yaitu, 7,26 – 7,43 dengan aktivitas antioksidan berkisar 344,39 ppm – 525,68 ppm. Lotion FI (6,66) memiliki nilai SPF lotion lebih besar dibandingkan dengan FII (3,46) dan FIII (1,31). Formulasi paling optimum lotion ekstrak wortel dan kulit jeruk nipis berdasarkan perhitungan normalitas (pH, antioksidan dan nilai SPF) yaitu, FI (12,5% kulit jeruk nipis : 0% wortel).
Cite
CITATION STYLE
Wahyunita Sari, Definingsih Yuliastuti, & Malikhatul Munifah. (2024). OPTIMASI LOTION EKSTRAK WORTEL DAN KULIT JERUK NIPIS. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, 7(1), 79–88. https://doi.org/10.29313/jiff.v7i1.2849
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.