Abstract
Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang salah satunya diakibatkan oleh penggunaan obat anti inflamasi non-steroid (OAINS). OAINS sangat umum digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi nyeri, demam, dan proses peradangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kejadian gastritis dengan riwayat penggunaan OAINS. Metode penelitian menggunakan rancangan kohort retrospektif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada pasien dan keluarga pasien serta penelusuran rekam medis pasien di RSUD Kota Mataram. Pengujian dilakukan menggunakan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita gastritis didominasi oleh pasien usia 36-55 tahun (46,43%), dan sebanyak 49 responden berjenis kelamin perempuan (58,33%). Uji Korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian gastritis dengan riwayat penggunaan OAINS, dengan nilai p>0,05 dan nilai r <1 yakni memiliki tingkat hubungan yang lemah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa riwayat penggunaan OAINS dapat dikatakan tidak signifikan menjadi alasan utama terjadinya gastritis. Gastritis dapat juga disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti usia, gaya hidup, dan tingkat stress.
Cite
CITATION STYLE
Nirmala Putri, K. N., Apriliany, F., & Ramdhany, Muh. W. P. (2024). Hubungan Kejadian Gastritis dengan Riwayat Penggunaan Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) pada Pasien yang Melakukan Pemeriksaan Endoskopi. Biocity Journal of Pharmacy Bioscience and Clinical Community, 2(2), 67–76. https://doi.org/10.30812/biocity.v2i2.3319
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.