Analisis Gerakan Literasi Sekolah “Bisa Baca” terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas Rendah

  • Robikho A
  • Pangestika R
  • Ngazizah N
N/ACitations
Citations of this article
63Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Membaca adalah keterampilan dasar yang harus dimiliki siswa karena sebagian besar transfer ilmu melalui membaca. Kemampuan membaca tingkat awal adalah membaca permulaan, siswa kelas rendah harus memilikinya untuk merambah pada tingkat berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi gerakan literasi sekolah “Bisa Baca” di SDN 4 Bonjoklor dan dampaknya terhadap kemampuan membaca siswa kelas rendah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Prosedur pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas rendah SDN 4 Bonjoklor. Teknik analisis data yaitu melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan implementasi GLS “Bisa baca” yakni belajar membaca menggunakan kartu huruf dan mengasah kemampuan membaca melalui buku cerita bergambar. 3 dari 7 siswa yang tergabung dalam program ini mampu membaca cerita sederhana. GLS “Bisa Baca” dapat membangun kebiasaan dan melatih kemampuan membaca siswa kelas rendah dan memperkuat program literasi sekolah

Cite

CITATION STYLE

APA

Robikho, A., Pangestika, R. R., & Ngazizah, N. (2024). Analisis Gerakan Literasi Sekolah “Bisa Baca” terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas Rendah. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 850–860. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.789

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free