Penanaman nilai kearifan lokal dalam pembelajaran calon guru di LPTK Purwakarta

  • Sumiati T
  • Majid N
  • Motilal C
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
99Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Proyeksi pendidikan abad 21 yang dirancang oleh pemerintah mewajibkan siswa memiliki kompetensi yang mumpuni agar dapat bersaing di dunia global. Namun arus globalisasi sangat berdampak pada perubahan tata nilai kehidupan masyarakat di Indonesia. LPTK merupakan lembaga yang mencetak calon-alon guru yang berkarakter dan nantinya mampu menjadi agent of change dalam menanamkan nilai-nilai kearifan lokal (indigenous wisdom) dan identitas kultural (cultural identity) pada siswanya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif yang berusaha menemukan makna, menyelidiki proses, dan memperoleh pengertian dan pemahaman yang mendalam dari individu, kelompok, atau situasi. Sampel yang digunakan pada penelitian ialah seluruh mahasiswa LPTK di Purwakarta. Dengan bantuan Atlas.TI diperoleh hasil terdapat 3 faktor yang memengaruhi penguatan identitas kultural dan kearifan lokal pada mahasiswa LPTK yakni budaya, lembaga dan masyarakat. Dengan ini LPTK diharapkan mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan menyisipkan nilai-nilai kearifan lokal didalamnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sumiati, T., Majid, N. W. A., Motilal, C., & Jayanti, G. D. (2020). Penanaman nilai kearifan lokal dalam pembelajaran calon guru di LPTK Purwakarta. Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 10(1), 9–21. https://doi.org/10.25273/pe.v10i1.5333

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free