Abstract
Daun lamtoro dan daun kelor merupakan tanaman yang banyak ditemukan di sekitar masyarakat. Kedua tanaman ini dapat digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair karena mengandung banyak unsur hara yang dapat dimanfaatkan untuk merangsang pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis yang optimal pupuk organik cair daun lamtoro dengan daun kelor terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit var. Dewata 43 F1. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAK dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, masing-masing perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (25%), P2 (30%), P3 (35%), P4 (40%) dan P5 (45%). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat buah. Hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan uji anava dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pupuk organik cair daun lamtoro dengan daun kelor terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit var. Dewata 43 F1. Dosis yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit var. Dewata 43 F1 adalah dosis 45%. Kata Kunci: Pupuk Organik Cair, Daun Lamtoro, Daun Kelor, Cabai Rawit Var. Dewata 43 F1
Cite
CITATION STYLE
Sugianti, A. A., Palenewen, E., & Rambitan, V. M. M. (2024). Pengaruh Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) dengan Daun Kelor (Moringa oleifera L.) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Var. Dewata 43 F1. Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi, 12(1), 33. https://doi.org/10.25157/jpb.v12i1.13083
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.