Abstract
Filosofi atau filsafat mengenai Dewa Ruci yang tenar di masyarakat Jawa melalui teks Jawa Kuno dan menyimpan banyak kandungan moral di dalamnya kini diproduksi menjadi film animasi dan serial drama televisi. Kandungan ilmu dalam filosofi tersebut adalah konsep Manunggaling Kawulo Gusti atau bersatunya hamba dengan Tuhannya. Konsep tersebut kemudian mengalami perluasan makna saat filosofi Dewa Ruci disampaikan dalam dua wahana yang berbeda, yaitu film animasi dan serial drama televisi. Penelitian dilakukan dengan kajian studi bandingan antara film animasi dan serial drama televisi untuk menemukan pemahaman baru akan filosofi Dewa Ruci. Dengan membandingkan dua karya tersebut, penulis menemukan persamaan dan perbedaan di dalam dua jenis peralihan wahana itu. Simpulan dari hasil studi ini adalah bahwa 1) alih wahana terhadap filosofi Dewa Ruci menjadi film animasi terjadi karena kepentingan pendidikan, sedangkan serial drama televisi untuk kepentingan komersil, 2) filosofi Dewa Ruci mengalami perluasan makna dengan adanya alih wahana tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Rositama, W. (2022). Filosofi Dewa Ruci dalam Dua Wahana Berbeda. JBSI: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(01), 97–107. https://doi.org/10.47709/jbsi.v1i01.1392
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.