Sensitivitas Urutan Alternatif Keputusan Berdasarkan Prioritas Kriteria Pada Metode Analytical Hierarchy Process

  • Kharisma L
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hasil keputusan alternatif dihasilkan berdasarkan kriteria yang digunakan dalam penentuan keputusan. Untuk mendapatkan solusi optimal dari suatu penentuan keputusan, diperlukan analisis sensitivitas untuk mengetahui kriteria yang paling kritis serta mempengaruhi urutan alternatif. Pada penelitian ini menggunakan studi kasus penerimaan dosen pada STMIK SZ NW Anjani, dengan menggunakan 3 kriteria penilaian yaitu Pendidikan Terakhir(C1), Nilai Tes (C2), dan IPK (C3). Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan  menentukan nilai bobot kriteria. Pengujian analisis sensivitas menunjukkan bahwa pada pengujian dengan penambahan bobot kriteria terdapat kriteria C3 dengan total 8 perubahan ranking alternatif. Pengujian dengan menggunakan tiga proses menunjukkan hasil bahwa uji sentivitas ke-1 bahwa kriteria C2 memiliki sensitivitas terkecil dengan nilai 0.110435789 , kemudian pada uji sensitivitas ke-2 kriteria C3 memiliki hasil uji sensitivitas terkecil dengan nilai 0.102338 dan uji sensitivitas ke-3 bahwa kriteria C3 kriteria C3 memiliki hasil uji sensitivitas terkecil dengan nilai 1.33562. Perubahan prosentase perubahan ranking terdapat pada penambahan bobot kriteria C2 dengan prosentase 33,33%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kharisma, L. P. I. (2021). Sensitivitas Urutan Alternatif Keputusan Berdasarkan Prioritas Kriteria Pada Metode Analytical Hierarchy Process. Jurnal Krisnadana, 1(1), 13–22. https://doi.org/10.58982/krisnadana.v1i1.77

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free