Persepsi dan Pilihan Tindakan Guru dalam Menangani Korban Kejatahatan Seksual pada Anak di Lingkungan Sekolah

  • Sindiana E
  • Aini Q
  • Ummah F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kejahatan seksual merupakan tindakan pemaksaan seorang pelaku kepada seorang yang lain untuk berhubungan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perspektif dan tindakan guru terhadap kasus kejahatan seksual pada anak yang terjadi di sekolah SD se-Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data metode survey berupa instrumen kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada kepala sekolah dan guru SD se-Kabupaten Malang berjumlah 87 responden yang terdiri dari 45 perempuan dan 42 laki-laki. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua responden menyetujui bahwa lingkungan sekolah dapat berpotensi menjadi tempat terjadinya kejahatan seksual. Sementara itu, dari 46 dari 87 guru menjawab bahwa guru memiliki potensi untuk menjadi pelaku kejahatan seksual. Selain itu, penelitian ini membuktikan bahwa ada tiga tindakan yang paling diprioritaskan guru dari tujuh pilihan tindakan ketika mendapati kasus kejahatan seksual di sekolahnya. Tiga tindakan prioritas tersebut antara lain diselesaikan secara kekeluargaan, membawa korban ke dokter untuk diperiksa secara medis, dan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sindiana, E. L., Aini, Q., Ummah, F., Putri, A. L., Syahrullah, N. A., & Nuqul, F. L. (2019). Persepsi dan Pilihan Tindakan Guru dalam Menangani Korban Kejatahatan Seksual pada Anak di Lingkungan Sekolah. Psychopolytan : Jurnal Psikologi, 3(1), 31–42. https://doi.org/10.36341/psi.v3i1.1014

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free