Estimasi mode shift angkutan umum ke Trans Padang di Kota Padang

  • Yaldi G
  • Momon M
  • Irawan B
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak-  Kondisi pelayanan angkutan umum di Kota Padang sudah sangat memprihatinkan yang di dominasi oleh angkutan berkapasitas kecil yang menambah kepadatan dan kesemrawutan lalu lintas. Kondisi ini semakin diperparah oleh perilaku pengemudi yang ugal-ugalan karena berebut penumpang sehingga aspek kenyamanan dan keselamatan penumpang menjadi terabaikan. Di samping itu, Indonesia menggunakan bahan bakar minyak sebagai sumber utama energinya, yang sebagiannya adalah di impor. Fakta ini tentunya akan semakin memperburuk dampak negatif dari transportasi darat, termasuk di Kota Padang. Saat ini terdapat angkutan umum Bus Rapid (BRT) Transit Trans Padang yang sudah beroperasi sejak tahun 2014. Dalam rangka meminimalisir dampak negatif transportasi darat, maka direncanakan untuk mengembangkan koridor layanan Trans Padang dari semula 1 menjadi 6 Koridor. Untuk itu perlu di estimasi potensi demand nya, khususnya yang akan berpindah (mode shift) dari angkutan mobil penumpang umum (MPU) ke BRT Trans Padang yang merupakan tujuan dari penelitian ini. Luaran dari penelitian ini juga dapat digunakan sebagai pertimbangan sebagai informasi dalam penentuan prioritas koridor yang yang dikembangkan oleh stakeholder terkait.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yaldi, G., Momon, M., & Irawan, B. B. (2019). Estimasi mode shift angkutan umum ke Trans Padang di Kota Padang. Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil, 16(1), 1–9. https://doi.org/10.30630/jirs.16.1.187

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free