Abstract
Propionibacterium acnes umumnya ditemukan pada kulit dengan menghasilkan lipase yang memecahkan asam lemak bebas dari lipid kulit sehingga menimbulkan jerawat. Daun afrika (Vernonia amygdalina D.) memiliki banyak manfaat dalam dunia pengobatan tradisional maupun modern. Berbagai penelitian telah dilakukan menggunakan daun afrika yang terbukti memiliki efek maupun aktivitas seperti antibakteri dan antioksidan. Penelitian sebelumnya menunjukkan aktivitas ekstrak daun arfika dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphyllococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun afrika terhadap bakteri P.acnes dan analisis KLT bioautografinya.Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% sebagai penyari. Ekstrak etanol daun afrika yang dihasilkan diuji aktivitas antibakteri secara in-vitro dengan metode difusi agar menggunakan kertas cakram. Hasil pengujian aktivitas antibakteri pada masing-masing konsentrasi menunjukkan adanya diameter hambat rata-rata pada konsentrasi 1,25% (7,39 mm ± 0,04), konsentrasi 2,5% (7,53 mm ± 0,02) dan konsentrasi 5% (8,53 mm ± 0,02). Hasil analisis KLT bioautografi menggunakan fase gerak non-polar menunjukan bahwa ekstrak etanol daun afrika dapat menghambat pertumbuhan P.acnes. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun afrika termasuk dalam kategori sedang.
Cite
CITATION STYLE
Hamdayani Lance Abidin, Ismail Ismail, & Juniarvi. (2023). UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KLT BIOAUTOGRAFI EKSTRAK ETANOL DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina D.) TERHADAP Propionibacterium acnes. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 86–90. https://doi.org/10.37089/jofar.v8i2.205
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.