Abstract
Pada umumnya apologetika dipahami sebagai suatu upaya pembelaan iman, namun jika mempelajari apologetika Paulus dalam Kisah Para Rasul 26, menunjukkan bahwa apologetika yang dilakukan Paulus adalah pembelaan terhadap dakwaan melanggar hukum dengan memberi jawab dalam pengadilan. Dalam pembelaan di depan pengadilan, Paulus membuktikan bahwa dakwaan yang ditujukan kepadanya tidak benar dan sekaligus memakai apologetika untuk memberitakan imannya. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan kajian terhadap Kisah Para Rasul 26 untuk mengetahui apologetika Paulus dan bagaimana ia membela diri terhadap dakwaan melanggar hukum dan memakai apologetika sebagai kesempatan untuk memberitakan imannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menerapkan prinsip hermeneutika untuk menganalisis teks. Selanjutnya, karena pembahasan ini didasarkan pada naskah kitab Kisah Para Rasul 26 yang tertulis dalam Alkitab, maka apologetika rasul Paulus adalah ajaran dan teladan bagi hamba-hamba Tuhan dalam pelayanan pada masa kini.
Cite
CITATION STYLE
Dennie Olden Prans. (2022). Apologetika Paulus Dalam Kisah Para rasul 26: Pembelaan Iman atau Pemberitaan Iman? SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 13(1), 1–20. https://doi.org/10.47154/scripta.v13i1.150
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.