Abstract
Penggunaan internet dan media sosial saat ini bukan hanya untuk kebutuhan edukasi semata, namun juga dipergunakan untuk hiburan, belanja, media sosial dan hal lainnya. Penggunaan internet yang didominasi pada penggunaan media sosial pada remaja, juga terjadi di Indonesia. Fenomena informasi mengenai makanan di media sosial pada remaja, seperti rekomendasi tempat makan dan makanan yang sedangkan hype atau tren dapat memengaruhi kebiasaan makan. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan kebiasaan makan pada mahasiswa di Kota Medan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian menggunakan desain cross sectional. Penelitian berlangsung di Medan. Populasi yang diteliti terdiri dari semua mahasiswa di Medan, dengan ukuran sampel 100 individu yang dipilih secara purposive random sampling dengan kriteria mahasiswa aktif. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah bivariat dengan menggunakan chi-square. Temuan utama menunjukkan bahwa durasi penggunaan media sosial memiliki hubungan signifikan dengan kebiasaan makan pada mahasiswa di Kota Medan sedangkan frekuensi penggunaan media sosial tidak ada hubungan dengan kebiasaan makan. Diharapkan kepada mahasiswa untuk dapat meningkatkan kebiasaan makan yang baik dan menjaga jarak dan Batasan penggunaan media sosial agar dapat terhindar dari penyakit infeksi lainnya.
Cite
CITATION STYLE
Saraswati, D., & Lubis, I. (2025). Analisis Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Pola Konsumsi Makanan pada Mahasiswa di Kota Medan. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 521–528. https://doi.org/10.54082/jupin.1290
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.