REALITAS PENDIDIKAN DAN KONDISI EKONOMI KELUARGA PETANI WORTEL DI KELURAHAN RURUKAN

  • Dolonseda H
  • Tokio C
  • Kaempe T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelurahan Rurukan disebut sebagai desa wisata agro bisnis karena Kelurahan Rurukan merupakan penghasil tanaman hortikultura di Sulawesi Utara sehingga sebagian besar mata pencaharian masyarakat sebagai petani. Pendidikan juga menjadi perhatian petani di kelurahan Rurukan meskipun banyak di antara mereka yang tedak menamatkan bangku sekolah namun mereka tidak menginginkan hal tersebut terjadi kepada anak-anak mereka. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Rurukan sebagai kelurahan yang memiliki agrobisnis, salah satu tanaman sumber mata pencaharian masyarakat yakni wortel, para orang tua sebagai petani wortel sangat mementingkan pendidikan anak-anaknya, proses produksi sayuran wortel dilakukan melalui pengolahan lahan, penanaman, pemeliharan dan panen, pasar tradisional tomohon dan swalayan sekitaran  kota tomohon memiliki peran memperlancar arus pemasaran produk pertanian khususnya wortel

Cite

CITATION STYLE

APA

Dolonseda, H. P., Tokio, C. A. V., Kaempe, T. W., & Mesra, R. (2022). REALITAS PENDIDIKAN DAN KONDISI EKONOMI KELUARGA PETANI WORTEL DI KELURAHAN RURUKAN. JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, 7(4). https://doi.org/10.58258/jupe.v7i4.4250

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free