INDEKS ENTOMOLOGI VEKTOR NYAMUK Aedes spp. DI DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

  • Yahya Y
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan utama dan memiliki gambaran kejadian yang fluktuatif selama 10 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks entomologi vektor nyamuk Aedes spp. di daerah endemis DBD di Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. Penelitian dilaksanakan bulan Mei hingga Juni tahun 2021 dengan metode cross sectional. Lokasi penelitian di daerah endemis DBD yaitu Kelurahan Sungai Andai. Survei dilakukan dengan metode single larva dan koleksi telur menggunakan ovitrap. Data entomologi dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan maya index terdapat 87,14% rumah termasuk kategori rendah dan 12,86% rumah termasuk kategori sedang sebagai tempat nyamuk berkembang biak. Kelurahan Sungai Andai memiliki Angka Bebas Jentik = 81,43 %; House Index = 18,57%; Container Index = 2,38%; Breteau Index = 21,43%; Pupae Index = 4,29%; Density Figure = 4; dan Ovitrap Index level = 1-2. Kelurahan Sungai Andai berisiko sedang sebagai tempat perkembangbiakan Aedes spp. sehingga masyarakat perlu untuk melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan penularan penyakit DBD.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yahya, Y. (2024). INDEKS ENTOMOLOGI VEKTOR NYAMUK Aedes spp. DI DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD). Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi, 6(1), 55–62. https://doi.org/10.52674/jkikt.v6i1.128

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free