Implementasi Injil Adalah Kekuatan Allah Berdasarkan Studi Surat Roma 1:16-17

  • Obehetan Y
  • Buan Y
  • Lawolo M
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Dalam Alkitab Paulus menyatakan kebenaran Injil secara terang-terangan kepada jemaat di Roma untuk meneguhkan iman orang percaya di dalam Kristus. Akan tetapi, di masa kini hal tersebut tampak seperti bayang-bayang bagi orang Kristen. Kebenaran Injil tidak terpahami sebab kehidupan orang Kristen seringkali di kelilingi dengan spirit legalisme yang masif. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menandaskan pada penelitian literatur yang signifikan dengan topik penelitian. Dengan memahami Injil sebagai kekuatan Allah, keselamatan merupakan anugerah Allah dan yang bersifat kepastian. Tidak ada syarat apa pun yang mampu menyelamatkan seseorang dari belenggu dosa, kecuali Allah itu sendiri. Oleh karena itu, menyadari Injil sebagai kekuatan Allah sebagai anugerah Allah yang diberikan dengan cuma-cuma, maka orang Kristen harus mengimplementasikannya dengan mengimaninya secara kokoh sebab di dalamnya terkandung kepastian keselamatan. Dan setiap umat percaya harus giat memberitakan hal tersebut kepada setiap umat manusia di mana dan kapan pun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Obehetan, Y., Buan, Y., & Lawolo, M. D. (2023). Implementasi Injil Adalah Kekuatan Allah Berdasarkan Studi Surat Roma 1:16-17. JURNAL LUXNOS, 9(2), 282–299. https://doi.org/10.47304/jl.v9i2.365

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free