GAYA KOGNITIF KONSUMEN PADA FINTECH PEER TO PEER LENDING TERHADAP LITERASI KEUANGAN

  • Rachmawati A
  • Yudhawati D
N/ACitations
Citations of this article
96Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena yang terjadi di masyarakat, yaitu hadirnya inovasi teknologi jasa keuangan khusus nya  Peer to peer lending. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana gaya kognitif konsumen dan kemampuan kognitif konsumen menyikapi Peer to peer lending  legal maupun ilegal dalam literasi keuangan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian ini yaitu sebanyak 30 responden yang pernah melakukan pinjaman online melalui fintech peer to peer lending. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat sebagai konsumen yang menikmati layanan jasa Peer to peer lending  cenderung memiliki tingkat literasi keuangan yaitu Sufficient literate. Gaya kognitif yang ada di dalam masyarakat saat ini memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang Peer to peer lending  yang memberikan layanan jasa keuangan berupa pinjaman online, fitur yang tersedia, mekanisme , manfaat dan potensi risiko  di masa yang akan datang, serta hak dan kewajiban terkait layanan jasa keuangan. Namun tidak memiliki keterampilan menyelesaikan masalah saat menggunakan produk dan jasa keuangan. Tekanan psikis yang dialami konsumen pinjaman online merupakan dampak dari ketidakmampuan dalam menyelesaikan masalah pada saat penagihan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rachmawati, A., & Yudhawati, D. (2022). GAYA KOGNITIF KONSUMEN PADA FINTECH PEER TO PEER LENDING TERHADAP LITERASI KEUANGAN. Psycho Idea, 20(2), 128. https://doi.org/10.30595/psychoidea.v20i2.13065

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free