FABELSEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR

  • Azis A
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembelajaran  sastra  cenderung  kurang  berani menggali  teks  dalam  konteks yang  lebih  luas.  Padahal  sangatlah  mungkin  sebagai  media  pendidikan  dan hiburan, membentuk  kepribadian  anak,  serta menuntun  kecerdasan  emosi  anak. Penelitian  ini  bertujuan  mendeskripsikan  cerita  rakyat  kategori  Fabel  untuk kepentingan pemilihan bahan ajar Bahasa dan Sastra Indonesia di SD. Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  metode  deskriptif analitik.  Data  dalam  penelitian  ini  adalah  cerita  rakyat  kategori  Fabel. Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  teknik  dokumentasi  dari  8  guru  SD  di  8 kecamatan di Kabupaten Maros Periode Maret-Mei 2014. Teknik analisis meliputi  proses pengorganisasian dan pengurutan data tentang Fabel dan pemilihan bahan ajar cerita rakyat  ke dalam pola kategori dan satuan uraian. Hasil  analisis  data  dan  temuan  menunjukkan  bahwa  rata-rata  penilaian  responden  untuk  cerita  rakyat  kategori  Fabel  sebesar  3,763  atau  pada  kategori layak dijadikan bahan ajar.  Bahan ajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran cerita  rakyat  adalah  jenis  bahan  ajar  cerita  rakyat  apa  saja.  Namun,  sebaiknya untuk tingkat SD, bahan ajar cerita rakyat yang digunakan adalah bahan ajar ceita rakyat yang  isinya harus sesuai dengan karakteristik, pengalaman, dan kebutuhan siswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azis, A. (2014). FABELSEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR. Paramasastra, 1(2). https://doi.org/10.26740/parama.v1i2.1482

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free