Abstract
Indonesia memiliki hasil buah yang melimpah, namun rentan rusak oleh faktor mekanik, kimia, dan mikrobiologi. Penggunaan edible coating berbahan kitosan, ekstrak aloe vera, dan pektin jeruk dapat menjadi alternatif kemasan untuk melindungi buah dari kontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ekstrak aloe vera dan kitosan dalam pembuatan edible coating dari pektin jeruk terhadap karakteristik buah pir potong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial yaitu konsentrasi aloe vera dan kitosan untuk menguji kombinasi edible coating pada buah pir potong dengan parameter mutu seperti susut bobot, pH, dan total padatan terlarut (TPT) selama 6 hari penyimpanan pada suhu ruang, serta dianalisis menggunakan Two Way ANOVA. Tahapan penelitian diawali dengan pembuatan larutan kitosan, pembuatan edible coating dari aloe vera, kitosan, pektin serta pengaplikasian edible coating pada buah pir. Setelah itu dilakukan pengujian mutu antara lain susut bobot, pH,kadar vitamin C, total padatan terlarut (TPT) dan organoleptik. Hasilnya menunjukkan bahwa edible coating dari ekstrak aloe vera, kitosan dan pektin berpengaruh dalam mengurangi susut bobot, mempertahankan TPT, pH, kadar vitamin C, dan kualitas organoleptik, memperpanjang masa simpan buah dibandingkan dengan buah pir tanpa perlakuan (kontrol). Nilai persentase dari susut bobot mencapai 0,0389%, pH 3,5, TPT 7.0°Brix, kadar vitamin C 24,75 mg/10g, kesukaan warna hingga skor 3,3, kesukaan aroma sampai skor 1,9 dan kesukaan tekstur mencapai skor 2,4. Konsentrasi optimal diperoleh pada konsentrasi 2% aloe vera dan 2% kitosan (V1K2).
Cite
CITATION STYLE
Muryeti, M., & Sadida, K. (2025). Pengaruh Edible Coating Berbasis Kitosan, Ekstrak Aloe Vera Dengan Penambahan Pektin Jeruk Terhadap Masa Simpan Buah Pir Potong. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 13(1), 55–67. https://doi.org/10.21776/ub.jpa.2025.013.01.6
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.